17 Tahun Lalu, Wonderkid Bernama Cristiano Ronaldo Itu Gabung Manchester United

Posted on

Riwayat menulis, 17 tahun lalu, Manchester United mengambil seorang remaja Portugal namanya Cristiano Ronaldo, yang selanjutnya bertumbuh jadi pemain kelas dunia.

Ronaldo cemerlang semenjak berumur 16 tahun bersama-sama scuad junior Sporting Lisbon. Laszo Boloni pada akhirnya mengusungnya ke scuad senior. Di tahun 2002, CR7 pada akhirnya jalani kiprahnya di Liga Portugal.

Pada Agustus 2003, Ronaldo ikut dalam pertandingan eksperimen di antara Sporting Lisbon serta Manchester United. Waktu itu bos United, Sir Alex Ferguson, menyaksikannya untuk pertama-tama. Dia berkesan dengan performa si wonderkid, serta demikian pula dengan beberapa pemain Setan Merah.

“Sesudah kami bermain menantang Sporting, semua pemain di ruangan tukar bicara masalah Ronaldo,” sebut Ferguson, seperti dikutip Mirror.

Ronaldo waktu itu sebetulnya pernah ditawarkan ke Liverpool dan ke Barcelona. Manager Arsenal Arsene Wenger sempat juga tertarik mengambilnya. Dia serta pernah bertemu dengan Ronaldo di tempat The Gunners.

Namun selanjutnya, Ronaldo dapat mendekat ke Manchester United. Ferguson saat itu ngotot untuk membawanya serta siap menebusnya dari Sporting Lisbon dengan bandrol capai 12.24 juta pounds.

Capai Gelar Untuk Gelar di MU

Cristiano Ronaldo waktu itu masih pemain yang ‘mentah’. Dia memang mempunyai talenta besar, tetapi dengan umur yang masih tetap muda serta belum memperoleh tuntunan yang wajar, permainannya di atas lapangan juga semakin memprioritaskan ekspos kemampuan daripada bermain dengan cara efisien.

Tentunya, Sir Alex Ferguson selanjutnya menggemblengnya dengan keras. Didikan yang pada akhirnya membuat jadi pemain teratas di Premier League.

Ronaldo jalani kiprahnya di Premier League bersama-sama MU pada 16 Agustus 2003. Dia pada akhirnya sukses jalani musim pertamanya dengan mendapatkan piala FA Cup.

Ronaldo selanjutnya mendapatkan delapan gelar penambahan dengan Setan Merah. tiga salah satunya ialah gelar Premier League serta satu piala Liga Champions.

CR7 memulai mengumpulkan banyak penghargaan individu. Sebutlah saja Ballon d’Or 2008, serta penghargaan Pemain Paling baik FIFA pada tahun yang serupa.

“Cristiano ialah pemain paling berpotensi yang saya bereskan,” catat Ferguson dalam autobiografinya. “Dia melebihi semua pemain hebat yang lain yang sempat saya latih di United – serta saya punyai banyak.”

“Salah satu yang dapat diletakkan di dekatnya ialah beberapa pemain yang dibuat [MU] sendiri, Paul Scholes serta Ryan Giggs, sebab mereka memberi andil yang mengagumkan untuk Manchester United semasa dua dasawarsa.”

Bentrokan dengan Ruudje

Tetapi tidak selama-lamanya perjalanan karier Cristiano Ronaldo di Manchester United berjalan lancar. Dia sempat bentrokan dengan rekanan segrupnya, Ruud Van Nistelrooy.

Ini tidak terlepas dari ego besar pria yang dekat dipanggil Ruudje itu. Hal in dikatakan oleh Louis Saha.

“Ruud mempunyai ego semacam itu: dia inginkan semua umpan. Serta kadang, untuk perubahan Cristiano Ronaldo serta Wayne Rooney, susah buat manager untuk melawannya,” papar Saha dalam satu interviu dengan FourFourTwo.

Saha memberikan tambahan, Ronaldo sempat dibikin menangis oleh Ruudje. Pria asal Prancis itu menampik untuk memaparkan dengan cara detail apakah yang berlangsung, tetapi dia menjelaskan hal tersebut ada hubungan dengan ayah CR7.

Ayah Ronaldo, Jose Dinis Aveiro, wafat sebab alkoholisme di tahun 2005 yang lalu

“Apa Ruud membuat Ronaldo menangis? Ya, ada narasi sebab saya pikirkan mereka berkelahi di saat ayah Cristiano wafat, jadi itu bukan waktu yang pas,” katanya.

“Hal semacam itu berlangsung saat dua pemain mempunyai semangat tinggi, tetapi saya percaya Ruud menyesali beberapa beberapa katanya,” tutur Saha.

Serta menurut seorang rekan Sir Alex Ferguson yaitu Alastair Campbell, Ruudje juga harus ditendang dari Old Trafford sebab kejadian itu. Ruudje awalannya diberitakan dilepaskan MU sebab menyumpahi Ferguson sebab tidak dimainkan di pertandingan final Carling Cup 2006.

“Yang paling akhir ialah saat dia memberitahu Cristiano Ronaldo jika dia sudah mendapatkan ayah baru dalam diri Carlos [Queiroz, asisten Ferguson] pas sesudah ayah Ronaldo, yang seorang pecandu alkohol, wafat.”

“Carlos meminta untuk memperlihatkan rasa hormat serta dia menjelaskan dia tidak menghargai siapa juga disana. Dia selanjutnya mohon maaf tapi CR tidak menerimanya.”

“Alex kirim Van Nistlerooy pulang saat dia dengar kejadian itu. Dia tidak percaya apakah yang akan dia kerjakan dengannya.” Catat Campbell.

Meminta Dipasarkan

Cristiano Ronaldo sempat juga meminta dipasarkan oleh Manchester United. Semua bermula dari tanding Portugal versus Inggris di perempatfinal Piala Dunia 2006. Waktu itu Ronaldo membuat Rooney dikartu merah oleh wasit Horacio Elizondo.

Elizondo pernah dipanas-panasi oleh Ronaldo saat Rooney mencapai kaki bek Portugal, Ricardo Carvaldo. CR7 langsung lari mengarah si wasit serta minta Rooney diusir keluar lapangan.

Hasutan itu sukses. Sesudah Rooney mendapatkan kartu merah, Ronaldo langsung mengedipkan matanya. Rooney yang berasa jengkel selanjutnya menggerakkan CR7.

“Saat Cristiano Ronaldo lari ke Elizondo untuk memberi kartu merah, saya mendorongnya. Di saat itu, saya tidak yakin apakah yang dia kerjakan,” kata Rooney pada The Sunday Times.

Ronaldo auto dihujat publik sepak bola Inggris. Waktu itu CR7 pada akhirnya meminta dipasarkan. Pasalnya dia berasa MU tidak memberi suport padanya.

“Saya pikirkan saya harus keluar dari Manchester. Situasi tidak pas untuk selalu bermain di Manchester. Dalam dua atau 3 hari, saya ingin memutuskan ke mana harus pergi,” katanya pada Juli 2006 yang lalu, seperti dikutip Mirror.

“Saya tetap menjelaskan saya ingin bermain di Spanyol. Tidak ada yang bela saya di Manchester, walau saya tidak menyakiti siapa juga,” keluhnya.

Tetapi United tidak menggubris keinginan itu serta masih mempertahankannya.

Kemudian, Ronaldo serta Rooney pada intinya melakukan tindakan seakan-akan tidak ada yang berlangsung serta nikmati musim yang fenomenal. Beberapa kerja sama mereka semasa musim 2006-07 mengagumkan serta menolong Manchester United mendapatkan titel juara Premier League.

Hampir ke Valencia

Cristiano Ronaldo rupanya mempunyai club yang siap menampungnya bila dia pergi dari Manchester United di tahun 2006 itu. Club itu bukan Real Madrid, tetapi Valencia.

Berdasar laporan dari media lokal Super Deporte, lewat Sportskeeda, Ronaldo telah setuju gabung dengan Valencia. Transfernya tinggal menunggu waktu saja.

Valencia sendiri waktu itu sedang bagus-bagusnya, termasuk juga dengan cara finansial. Ronaldo juga tertarik bermain bersama-sama pemain seperti David Villa serta Pablo Aimar.

Bekas sporting director Los Che yaitu Amedeo Carboni akui Valencia memang pernah hampir mengambil Ronaldo. “Kami sudah mendapatkan sumber keuangan untuk memperolehnya,” kata Carboni pada Il Posticipo, lewat Mirror.

“Kami sudah mengendalikan persetujuan dengan Nike serta Coca Cola – sponsor pemain,” tambahnya. “Ronaldo waktu itu telah membuahkan 10 juta bersih satu tahun, banyak untuk club seperti Valencia.”

“Selanjutnya kami capai step dimana Cristiano berdiskusi dengan Manchester United. Pada 2006-07 Valencia alami ‘ledakan’, serta saya mendapatkan kata ‘ya’ untuk mengontraknya.”

Carboni menjelaskan dia mempunyai dokumen yang diberi tanda tangan oleh agen Ronaldo Jorge Mendes. Diamemberikan tambahan: “Tidak ada yang hilang di antara Ronaldo, agennya serta saya sendiri. Tetapi, persetujuan itu tidak terjadi.”

Perpisahan MU serta Ronaldo

Selanjutnya, Cristiano Ronaldo keluar ke Real Madrid di tahun 2009. Waktu itu dia dibeli Los Blancos dari Manchester United dengan bandrol 80 juta pounds.

Sir Alex Ferguson menerangkan jika penerimaan itu ialah lambang dari kemauan Real untuk memimpin semua team lain.

“Real Madrid bayar 80 juta pounds dengan cara tunai buatnya [pada 2009] serta apa Anda ketahui kenapa? Itu ialah langkah buat Florentino Perez, presiden mereka, untuk mengatakan pada dunia: ‘Kami ialah Real Madrid, kami ialah yang paling besar dari semua.'” Catat Ferguson dalam autobiografinya, seperti diambil Telegraph.

Saat di Manchester United, Cristiano Ronaldo mengumpulkan sembilan titel juara di beberapa tempat pertandingan. Dia mencatat 292 performa di semua tempat pertandingan serta mengepak keseluruhan 118 gol serta 69 assist.

(Berbagai Sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *