Arsenal Para Legendanya Prihatin

Posted on

 

Arsenal masih terjerumus di papan bawah Liga Inggris. Beberapa legendanya demikian sedih.
Arsenal lumayan oke saat Liga Inggris musim 2020/2021 baru diawali dengan sapu dua kemenangan berturut-turut. Sesudahnya sempat turun-naik, yang sekarang terjun bebas ke rangking ke-15 Klasemen Liga Inggris sebentar.

Arsenal sesaat ada di rangking ke-15 dengan 14 point, cuman memiliki jarak lima point dari zone kemunduran. The Gunners malahan tidak pernah menang di lima laga terakhir kalinya, rinciannya 3x kalah dan 2x seri.

Arsenal dipandang punyai banyak permasalahan. Sebutlah saja baris serang yang mandul membuat gol, baris tengah yang kurang kreasi, sampai baris pertahanan yang kurang kokoh. Oh satu kembali, hoby sekali pemainnya ‘dihadiahi’ kartu merah.

“Seorang bertanya pertanyaan ke saya kemarin, dapatkah mereka terdegradasi? Saya berbicara, ‘Yah, kemungkinan tidak’,” kata Parlour.

“Lihatlah bagaimana Leicester City yang dapat memenangkan liga, karena itu mereka (Arsenal) dapat juga terdegradasi,” tambahnya.

Baca juga : Memandang Kiprah LaMelo Ball di NBA

Arsenal sendiri adalah salah satunya team yang belum pernah terdegradasi di dari persaingan paling atas Inggris semenjak beralih menjadi Premier League pada 1992

Terakhir kali mereka turun kelas di Liga Inggris yaitu pada musim 1912/1913 alias lebih dari 100 tahun kemarin.

David Seaman, legenda penjaga gawang Arsenal berasa kasihan dengan keadaan Aubameyang dkk. Menurut dia, beberapa pemain harus lebih solid!

“Permasalahannya, ada beberapa anggota team yang disebut sisa bimbingan Arsene Wenger dan Unai Emery. Jadi, Mikel Arteta belum memiliki teamnya sendiri. Tetapi, club harus memberi dukungan dalam hal tersebut sebab kita menyaksikan jika ia masih perlu tambahan pemain,” kata Seaman.

Bekas penyerang Arsenal, Ian Wright mengomentari lebih tajam. Ia terus-terang ngomong jika beberapa pemain Arsenal saat ini malahan tidak bermanfaat. Mereka ialah Granit Xhaka, Willian dan Alexandre Lacazette

“Xhaka terus jelek dalam peletakan status yang pada akhirnya harus membuat pelanggaran. Itu beresiko buat team,” tutur Ian Wright.

“Willian dan Alexandre Lacazette sama juga, lebih baik Arteta menempatkan pemain muda seperti Eddie Nketiah, Emile Smit, dan Emile Smith-Rowe,” sambungnya.

Jadi, kapan bangun dan kembali pada persaingan kelas atas Liga Inggris, Arsenal?

Baca juga : Signal-Iduna Park Tiada Penggemar Malahan Mengerikan untuk Dortmund

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *