Cerita Pilu Lukaku: Ibuku Tahan Lapar supaya Saya Dapat Makan

Posted on

Romelu Lukaku menempuh kehidupan yang susah saat sebelum berkembang berusia. Orang tuanya hingga wajib menahan lapar supaya Lukaku dapat makan.

Lukaku lahir di Antwerp, Belgia, pada 13 Mei 1993. Ibunya, Adolphine, berasal dari Kongo serta bapaknya, Roger Lukaku, pesepakbola handal yang membela timnas Zaire.

Darah sepakbola pula mengalir ke adik Lukaku yang bernama Jordan

Keduanya berkembang di perguruan Anderlecht. Lukaku dikala ini bermain buat Inter Milan serta Jordan dipinjamkan Lazio ke Royal Antwerp.

Lama- lama kehidupan keluarga Lukaku kesusahan ekonomi sehabis si bapak pensiun. Di dikala bertepatan, bunda Lukaku dinyatakan menderita diabet. Suasana susah itu diawali dikala Lukaku berumur 6 tahun.

Demi dapat melanjutkan hidup, ibunda Lukaku bekerja sambilan di restoran. Lukaku serta kerabat kandungnya turut menolong di restoran selepas berlatih sepakbola.

” Kala bapak saya menyudahi bermain secara handal, saya berumur 6 tahun serta bunda di nyatakan mengidap diabet,” kata Lukaku kepada La Gazzetta della Sport.

” Kami melewati sebagian tahun yang susah. Bunda saya tidak memiliki duit jadi ia bekerja di restoran serta saya bersama saudaraku berangkat bersamanya sehabis berlatih. Orang tuaku tidak hendak makan malam sehingga adikku serta saya dapat makan,” sambungnya.

Striker asal Belgia itu pula sering melaksanakan selebrasi dengan membuat wujud huruf” A”.

Maksudnya dari huruf tersebut merujuk nama si ibunda.

” Tiap kali saya mencetak berhasil. Saya membuat ciri A buat mempersembahkannya pada ibuku, Adolphine, sebab tanpanya saya tidak hendak jadi diriku yang saat ini ini,” Lukaku menegaskan.

Karier Lukaku dikala ini lagi menanjak bersama Inter Milan sehabis dikira kandas di Manchester United. Ia jadi mesin berhasil Nerazzurri serta pernah dinobatkan bagaikan pemain terbaik Liga Europa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *