Jemu Menanti Shopee Liga 1, David da Silva Mundur dari Persebaya

Posted on

 

David da Silva tidak mau menanti ketidakjelasan lanjutan dari Shopee Liga 1. Pemain dari Brasil pilih memundurkan diri dari Persebaya Surabaya.
Keputusan ini diambil sebab menganggap kelamaan menanti kejelasan. Benar-benar, hingga saat ini tidak ada kejelasan masalah turunnya ijin Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) untuk persaingan.

Ditambah dia juga memperoleh beberapa penawaran dari tim-tim Asia. Dibanding menanti kelamaan, David da Silva pilih terima penawaran yang tiba padanya.

“Keadaan ini tidak bagus untuk saya. Telah sepuluh bulan saya tidak bermain. Saya harus mengambil langkah. Tidak dapat menanti keadaan ini,” kata David da Silva dalam keluarkan Persebaya.

“Benar ada beberapa penawaran tergabung. Tapi, saya belum juga memutuskan. Saksikan hari-hari di depan,” katanya menambah.

Ini bukanlah pertama kali bekas calon perekrutan Bhayangkara FC (sekarang Bhayangkara Solo FC) tinggalkan Persebaya. Pemain berumur 31 tahun pernah tinggalkan Bajul Ijo sebab diambil Pohang Steelers asal Korea Selatan di awal Januari 2018.

Baca juga : Tottenham Belum Patut Jadi Calon Juara Liga Inggris

Hal yang paling berat ialah perpisahan dengan Bonek, panggilan supporter Persebaya. Dia akan ingat Bonek atas suport yang mereka beri ke team dan pemain.

“Mengagumkan Bonek. Saya tentu ingat. Dan terus rindukan peristiwa momen kebersama-samaan ini. Terima kasih ke kawan-kawan pemain dan team pelatih atas kebersama-samaan sejauh ini. Mudah-mudahan di depan Persebaya sanggup meraih prestasi,” sebut David.

Sesungguhnya kontrak David da Silva akan segera habis tiada memundurkan diri. Bila ingin menanti, kontraknya akan resmi usai di akhir Desember kelak.

Tetapi si pemain pilih memundurkan diri lebih cepat. Manajemen Persebaya tidak mempersoalkannya dan pahami kemauan si penyerang unggulan.

“Kami menghargakan apa keputusan yang diambil David. Siapa saja, saya anggap benar-benar tidak tenteram dengan keadaan ini. Tidak ada kejelasan akan meneruskan persaingan. Kami juga sama. Jadi serba salah saat akan bergerak,” papar Manager Persebaya Chandra Wahyudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *