Perampokan Paling besar Era Ini ialah James Rodriguez

Posted on

James Rodriguez langsung tampil spektakuler bersama-sama Everton. Penerimaannya dikatakan sebagai perampokan paling besar era ini. Kok dapat?
James pernah kesusahan di Real Madrid. Sesudah dipinjami ke Bayern Munich, musim kemarin dia dipulangkan ke Santiago Bernabeu, waktu Zinedine Zidane kembali lagi untuk pelatih.

Tetapi, pemain Kolombia itu masih tidak cukup mendapatkan keyakinan. Selama musim, James hanya bermain sekitar 14 kali serta membuat 1 gol, waktu Madrid sendiri dapat mendapatkan gelar juara Liga Spanyol.

Musim ini, James juga dilepaskan Madrid ke Everton, yang beritanya serta dilepaskan dengan gratis. Bersama-sama club Liga Inggris itu, pemain tengah 29 tahun itu kembali pada bentuk terbaik.

Bersama-sama Carlo Ancelotti, manager yang membawanya ke Madrid pada 2014

James kembali lagi berkilau. Dari 5 performa, bekas pemain Banfield, Porto, serta AS Monaco itu telah membuat tiga gol serta 3 assist. Paling akhir, James jadi Man of the Match laga menantang Brighton & Hove Albion.

Everton juga terangkat permainannya, hingga masih prima di empat laga Liga Inggris. The Toffees juga pimpin klassemen sesaat.

Efek instant James di Everton membuat memetik pujian. Salah satunya media Inggris, Sporting Life, serta menyebutkan perekrutan si pemain ialah perampokan paling besar era ini yang dapat dilaksanakan Everton.

“Ia sudah jadi intimidasi relevan di tiap laga. Ini menjadi perampokan era ini oleh Everton bila bentuk ini bersambung,” catat Sporting Life.

Tidak hanya oleh media, beberapa bekas pemain teratas beri pujian James Rodriguez. Bersama-sama pujian dialamatkan ke pemain sebagai peraih sepatu emas di Piala Dunia 2014 itu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *