Rahmad Darmawan Memberi respon Rumor Melatih Tim nasional Indonesia, Ajak Memberikan dukungan Shin Tae-yong

Posted on

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, malas mengulas rumor yang menyangkutkannya dengan peluang melatih Tim nasional Indonesia. Menunut Rahmad Darmawan, situasi ssperti saat ini tidak elok mengulas pergantian pelatih.

Nama Rahmad Darmawan serta Robert Alberts ramai dibahas publik untuk melatih Tim nasional Indonesia. Dua nama itu disebutkan publik benar-benar wajar gantikan Shin Tae-yong.

Bangku pelatih kepala Tim nasional Indonesia yang dihuni oleh Shin Tae-yong sekarang ini sedang panas serta disebut akan ditukar. Masalahnya sekarang ini Shin Tae-yong sedang berkomplik dengan PSSI serta Direktur Tehnik Tim nasional, Indra Sjafrie.

Perselisihan diawali waktu Shin Tae-yong memberi pengakuan pada mass media Korea Selatan masalah situasi persepakbolaan Indonesia dengan menyentuh PSSI serta Indra Sjafri.

Tidak cuma publik sepak bola biasa yang menjelaskan Rahmad Darmawan wajar melatih Tim nasional, tetapi Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, juga menyebutkan nama RD kecuali Robert Albert yang cocok untuk melatih Tim nasional Indonesia.

“Sekarang ini saatnya memberikan dukungan pelatih Tim nasional Indonesia yang ada. Kita semua paham keadaannya sedang gonjang ganjing sekarang ini, sebisa serta semaksimal kemungkinan kita junjung apa yang dapat kita kerjakan, apa itu pelatih asing atau lokal,” kata Rahmad Darmawan, Rabu (24/06/2020).

Garis Tangan

Menurut pelatih yang dekat dipanggil RD itu, melatih Tim nasional Indonesia ialah garis tangan dari Tuhan Yang Maha Esa. Semasa meniti karier untuk pelatih, RD seringkali dipercayai PSSI untuk menggarap Tim nasional Indonesia U-23 atau senior.

Serta RD sempat diduetkan dengan pelatih dari Brasil yang telah lama meniti karier di Indonesia, Jacksen Tiago, untuk menggarap Tim nasional Indonesia beberapa waktu lalu.

“Untuk saya semua ada garis tangannya. Cuma Allah yang mengetahui. Contoh, empat tahun kemarin, waktu saya melatih di Malaysia, saya diundang PSSI bersama-sama dua pelatih yang lain, termasuk juga coach Nilmaizar untuk presentasi calon pelatih Tim nasional Indonesia untuk Piala AFF,” katanya.

“Tetapi, pada akhirnya ke-3nya tidak diambil. Waktu itu yang diambil coach Alfred Riedl. Tetapi, tidak jadi masalah. Yang perlu sekarang ini kita memberiikan
suport pada pelatih yang ada, entahlah itu pelatih asing atau pelatih lokal,” RD akhiri perbincangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *